5 penyebab medis ketidaksuburan pada perempuan

5 penyebab utama ketidaksuburan pada perempuan modern

Di Indonesia, diperkirakan terdapat sekitar 4-6 juta perempuan yang mengalami ketidaksuburan. Faktor penyebab ketidaksuburan pada perempuan dapat dikategorikan menjadi tiga: penyebab alami, gaya hidup, dan medis.

Penyebab alami : merujuk pada jam biologis perempuan itu sendiri, semakin bertambahnya usia menurunkan peluang seorang perempuan untuk dapat hamil.

Gaya Hidup : Merokok, meminum minuman beralkohol, penyalahgunaan obat, dan beberapa hal lainnya termasuk dalam gaya hidup tidak sehat yang menyebabkan ketidaksuburan.

Sedangkan penyebab medis merujuk pada masalah kesehatan yang mengakibatkan ketidaksuburan.

  1. Penyakit pada serviks – Konsistensi lendir yang diproduksi serviks menjadi tidak normal saat seorang perempuan menderita penyakit pada serviks. Lendir serviks yang tidak normal ini sangat mempengaruhi kemungkinan sel telur dapat dibuahi, sebab lendir serviks yang normal diperlukan untuk memungkinkan sperma mencapai rahim.
  2. Endometriosis – Merupakan penyakit dengan pertumbuhan jaringan abnormal pada dinding luar rahim. Jaringan abnormal ini juga dapat tumbuh di saluran telur dan indung telur sehingga dapat menghalangi sel telur untuk berjalan menuju rahim.
  3. Radang panggul – Merupakan infeksi pada organ reproduksi perempuan yang seringkali disebabkan oleh bakteri, jamur, parasit, maupun virus. Infeksi ini dapat menyebabkan pembengkakan pada bagian-bagian organ reproduksi contohnya saluran telur sehingga menghalangi jalan sel telur menuju rahim untuk dibuahi.
  4. Polycystic Ovarian Syndrome – Saat perempuan mengalami kondisi ini, tingkat hormon androgen tinggi sehingga menyebabkan ovulasi menjadi tidak teratur atau bahkan tidak ada sama sekali dan menyebabkan menstruasi tidak teratur.
  5. Seminal Plasma Hypersensitivity – Atau alergi terhadap sperma. Menurut penelitian, sebanyak 5% perempuan infertil terdiagnosa alergi terhadap sperma. Antibodi perempuan mengidentifikasi sperma sebagai ‘musuh’ dan memeranginya sampai mati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *